Transitive dan Intransitive Verbs

Perbedaan transitive dan intransitive verbs adalah transitive verbs merupakan kata kerja yang memiliki objek sedangkan intransitive verbs adalah kata kerja yang tidak memiliki objek.

Kita perlu tahu apakah kata kerja bersifat transitif atau intransitif agar kita dapat menggunakannya dengan benar, karena itu mari kita baca penjelasan lengkap transitive verbs dan intransitive verbs berikut ini.

Apa Itu Transitive Verbs

Kata kerja transitif atau Transitive verbs adalah kata kerja yang membutuhkan objek atau pelengkap penderita untuk menyempurnakan arti kalimat. Atau kata kerja yang tindakannya sampai kepada penerimanya.

Contoh kalimat :

  • The man killed my cat yesterday. (Pria itu membunuh kucingku kemarin).
  • I write an e-mail to my father. (Aku menulis e-mail kepada ayahku).

Adapun bentuk-bentuk obyek (forms of objects) yang ada dalam ransitive verbs (kata kerja transitif) ini adalah sebagai berikut:

  • Mono transitive
  • Ditransitive verb

1. Mono transitive

Mono transitive adalah kata kerja transitif dengan satu objek, bentuk transitive verb ini berupa :

  • Kata benda (noun).
    Contoh :

    • The boys played soccer in the field. (Bocah-bocah lelaki bermain sepakbola di lapangan).
  • Kata kerja dasar (infinitive)
    Contoh :

    • We desire to go to Bali next year. (Kami ingin pergi ke Bali tahun depan).
  • Ungkapan (phrase)
    Contoh :

    • She doesn’t know how to bake a cake. (Dia (pr) tidak tahu bagaimana caranya membuat kue.)
  • Anak kalimat (clause)
    Contoh :

    • I don’t know what she wants. (Aku tidak tahu apa yang dia (pr) inginkan.)

2. Ditransitive Verb

Ditransitive verbs adalah kata kerja transitif dengan dua objek dalam sebuah kalimat, kata kerja transitif kadang-kadang memerlukan dua buah objek, dimana yang satu di antaranya biasanya berupa nama benda tertentu yang disebut pelengkap penderita langsung (direct object), dan yang lainnya adalah orang atau hewan lain tertentu yang disebut pelengkap penderita tak langsung (indirect object).

Contoh kalimat :

  • I give the Sandra a ring. (Aku memberi Sandra sebuah cincin.)
    Sandra = indirect object
    A ring = direct object

Untuk membedakan dua objek pada kata kerja transitif, yaitu dengan memerhatikan bahwa indirect object itu selalu berada di tempat yang pertama sesudah kata kerja transitif.

Apabila indirect object itu diletakkan sesudah direct object, maka indirect object harus didahului oleh kata depan for atau to.

Kata kerja transitif (transitive verbs) dengan objek pelengkap (complement) objek pelengkap berupa:

  • Kata benda (noun)
    Contoh :

    • He makes him a teacher. (Dia (lk) menjadikan dia (lk) seorang guru.)
  • Kata sifat (adjective)
    Contoh :

    • Her mother drove her beautiful. (Ibunya mendorong dia cantik.)
  • Kata keterangan (adverb)
    Contoh :

    • The beautiful giri is asleep. (Gadis cantik itu tertidur.)
  • Kata depan dengan objeknya (preposition with its object)
    Contoh :

    • We filled this situation with screams. (Kami mengisi suasana ini dengan jeritan-jeritan.)
  • Anak kalimat (clause)
    Contoh :

    • I have made Andre what he is now. (Aku telah menjadikan Andre seperti apa dia sekarang (profesi/status sosial).)

Apa Itu Intransitive Verbs

Intransitive verbs (kata kerja intransitif) adalah kata kerja yang tidak membutuhkan objek atau pelengkap penderita untuk menyempurnakan arti kalimat, karena sudah tersempurnakan dan dapat dipahami artinya.

Contoh kalimat :

  • My cat slept in the night. (Kucingku tidur di waktu malam)

Kata-kata kerja intransitif (Intransitive verbs) pada umumnya sering ditambahkan oleh kata-kata sebagai predikasi (predication) dalam kalimat.

Adapun predikasi (predication) yang dimaksudkan dalam kata kerja intransitif (intransitive verbs) adalah :

  1. Kata kerja intransitif dari prediksi lengkap (intransitive verbs of complete predication)
    Kata kerja intransitif dari prediksi lengkap (intransitive verbs of complete predication) adalah kata kerja intransitif yang bisa membuat pengertian lengkap dengan sendirinya serta tidak memerlukan kata atau kata-kata apa saja untuk ditambahkan padanya.

    Atau kata kerja intransitif yang menunjukkan tindakan (action) dan dapat berdiri sendiri sekalipun tidak mempunyai pelengkap (complement).

    Misalnya: run (berlari), swim (berenang), sleep (tidur), lie (berbohong), walk (berjalan), talk (berbicara), rain (hujan).

    Contoh Kalimat :

    • Rivers flow = sungai-sungai mengalir
  2. Kata kerja intransitif dari prediksi tidak lengkap (intransitive verbs of incomplete predication).
    Kata kerja intransitif dari prediksi tidak lengkap (intransitive verbs of incomplete predication) adalah kata kerja intransitif yang tidak bisa membuat sebuah pengertian yang lengkap dengan sendirinya sehingga bentuk kata kerja ini perlu ditambahkan pelengkap (complement).

    Kata kerja ini sering disebut dengan copulative verb atau complement verb, yaitu kata kerja yang berfungsi untuk menyambungkan kata kerja (verb) dengan pelengkapnya (complement).

    Adapun pelengkap (complement) yang digunakan dalam kata kerja intransitif adalah sebagai berikut:

    • Kata benda (noun)
      Contoh :

      • Cows are four legged animals. (Sapi adalah hewan berkaki empat.)
    • Kata sifat (adjective)
      Contoh :

      • The old man has fallen sick. Pria tua itu telah jatuh sakit.
    • Kata keterangan (adverb)
      Contoh :

      • She has fallen asleep. (Dia (pr) telah tertidur.)
    • Kata depan dengan objeknya (preposition with its object)
      Contoh :

      • The dictionary turned out to be of no use. (Kamus itu ternyata tidak berguna.)
    • Kata partisif (participle)
      Contoh :

      • We all continued running. (Kami semua terus berlari.)
    • Kata kerja dasar (infinitive)
      Contoh :

      • This rose seems to be fading (Bunga mawar ini tampaknya akan layu.)
    • Anak kalimat (clause)
      Contoh :

      • The good result is what they expected. (Hasil yang baik merupakan apa yang mereka harapkan.)
  3. Cognate Object

    Ada bererapa intransitive verbs yang harus menggunakan objek yang memiliki kesamaan arti dengan kata kerja itu sendiri.

    Objek tersebut dinamakan cognate object (objek yang sama asalnya, sifatnya atau artinya). Artinya, intransitive verbs boleh diikuti oleh kata benda yang sedikit banyak telah dinyatakan secara tidak langsung dalam kata kerja.

    Jenis-jenis Cognate Object

    Jenis-jenis cognate object dapat dibagi menjadi 5 (lima) macam, yaitu:

    • Cognate object yang dibentuk dari kata kerja.
      Contoh :

      • My family live a happy life. (Keluargaku menempuh hidup yang bahagia.)
    • Cognate object yang searti/sama artinya dengan kata kerja (verb).
      Contoh :

      • We walked a long way. (Kami berjalan-jalan jauh.)
    • Kata sifat yang memberi sifat pada cognate object.
      Contoh :

      • I tried my hardest. (Aku mencoba dengan segigihnya.)
    • Cognate object yang dinyatakan dengan kata it.
      Contoh :

      • He has not a car, so we must foot it (go the distance on foot). (Dia (lk) tidak mempunyai mobil, jadi-kita harus berjalan kaki.)
    • Pelukisan kata benda (noun) dari cognate object.
      Contoh :

      • They shouted applause. = They shouted a shout of applause. (Mereka berteriak sorak-sorai.)

    Kata kerja transitif (transitive verb) dapat digunakan secara kata kerja intransitif (intransitive verb), dengan cara seperti berikut :

    • Apabila kata kerja digunakan dalam pengertian umum.
      Contoh :

      • She cooks in the kitchen. (Dia (pr) memasak di dapur.)
    • Apabila kata ganti refleksi dihilangkan.
      Contoh :

      • Move ourselves forward. (Gerakkan diri kita maju ke depan.)

    Ada kata kerja yang terdiri dari dua kata atau lebih di mana kata yang terakhir berasal dari kata depan (preposition).

    Kata kerja ini dapat disebut prepositional verbs (kata kerja yang bersifat kata depan) yang kadang-kadang memiliki pengertian yang berbeda dengan asal katanya dan dalam berbagai referensi kata kerja semacam ini sering disebut idiom.

    Contoh kalimat :

    • This discussion brings about an improvement for us. (Diskusi ini membawa sebuah peningkatan bagi kita.)
    • We will be called to account about this problem. (Kita akan diminta pertanggung jawaban mengenai masalah ini.)

    Kesimpulan

    Transitive verbs adalah kata kerja yang memiliki objek sedangkan intransitive verbs adalah kata kerja yang tidak memiliki objek.

    Bentuk-bentuk obyek (forms of objects) dalam intransitive verbs adalah:

    • Mono transitive
    • distansitive

    Predication dalam intransitive verbs adalah intransitive verbs of complete predication dan intransitive verbs of incomplete predication.

    Cognate object adalah intransitive verbs yang harus menggunakan objek yang memiliki kesamaan arti dengan kata kerja itu sendiri. Cognate object terbagi kepada 5 (lima) jenis.

    Referensi :

    • Azar, B. S and Hagen, S. A. (2017). Fundamentals of English Grammar. (4th ed). White Plains, NY: Pearson Longman.
    • Thomson, A. J and A. V. Martinet. (1996). A Practical English Grammar (4th edition). Oxford University Press: New York.
    • Wishon, George E and Julia M. Burks. (1980). Let’s Write English Revised Edition. Litton Educational Publishing, Inc: New York.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

nine − two =