Gerund

Gerund memiliki bentuk yang sama dengan present participle, dan keduanya merupakan bagian dari kata kerja.

Pengertian Gerund

Gerund adalah bentuk kata kerja yang diberi tambahan huruf -ing dan berfungsi sebagai kata benda (nouns) atau membendakan kata kerja.

Perbedaan gerund dengan present participle adalah gerund merupakan sejenis kata benda, tetapi present participle adalah semacam kata sifat memiliki arti sedang.

Oleh karenanya, meskipun serupa atau sama dalam bentuknya, keduanya sangat berbeda dalam sifatnya.

Contoh kalimat:

  • Painting is my hobby. (Melukis adalah hobiku.)
  • I don’t like smoking. (Aku tidak suka merokok.)

Jenis-jenis Gerund

Gerund ada tiga macam, jenis-jenis gerund tersebut adalah sebagaimana yang saya sebutkan berikut:

  1. Subjet of sentence (subjek kalimat).
  2. Subjective complement (pelengkap subjek).
  3. Objective complement (pelengkap objek).

Simak penjelasan lengkap jenis-jenis gerund dibawah ini :

1. Subjet of Sentence (subjek kalimat).

Contoh kalimat:

  • Smoking is not good for our health. (Merokok tidak baik bagi kesehatan kita.)
  • Singing is my hobby. (Menyanyi adalah hobiku.)
  • Playing sports is necessary to keep our body healthy. (Berolahraga perlu untuk menjaga kesehatan kita.)
    • 2. Subjective Complement (pelengkap subjek)

      Contoh kalimat:

      • His hobby is reading. (Hobinya adalah membaca)
      • My favourite sport is ice skating. (Olah raga kesenanganku adalah bermain sepatu es.)
      • Your chiefdelight is riding. (Kesenangan utamamu adalah berkuda.)

      3. Objective Complement (pelengkap objek)

      Contoh kalimat:

      • He enjoys bunting. (Dia (lk) senang berburu.)
      • She likes shopping. (Dia (pr) suka berbelanja.)

      Penggunaan Gerund

      Berdasarkan fungsi kita dapat membagi penggunaan gerund yang berarti sebagai kata benda (nouns) dapat digunakan sebagai berikut:

      1. Sebagai kata majemuk (compound nouns) atau modifier (kata yang menentukan sifat)

      Penggunaan gerund sebagai kata majemuk (compound nouns) atau modifier (kata yang menentukan sifat) yang diletakkan di depan kata benda (nouns) memiliki fungsi untuk memberikan sifat yang mengandung arti alat atau tempat (sesuatu yang digunakan).

      Misalnya seperti yang ada dalam tabel dibawah ini:

      Gerund Arti
      Swimming pool kolam renang
      Reading book buku bacaan
      Dinning table pakaian renang
      Swimming suit pakaian renang
      Dinning table meja makan
      Shoping bag tas belanja
      Living rooms ruang tamu

      Contoh kalimat:

      • This swimming pool is wide. (Kolam renang ini luas.)
      • There is no shopping bags. (Tidak ada tas belanja)
      • Please put the glass on the dining table. (Silahkan letakkan gelas itu di atas meja makan.)
      • 2. Gerund sebagai head (kata atau kalimat yang berkedudukan sebagai yang dijelaskan).

        Contohnya seperti dalam tabel dibawah ini:

        Gerund Arti
        Problem solving pemecahan masalah
        Negative thinking pikiran yang negatif
        General meeting pertemuan umum
        Swimming suit pakaian renang
        Stamp collecting pengumpulan stempel
        Test preparing persiapan tes

        3. Digunakan di belakang kata “No”

        Gerund di belakang kata “no” memiliki fungsi unutk membentuk kalimat pendek yang menyatakan larangan atau peringatan.

        Penggunaan gerund di belakang kata “no” dalam tulisan selalu ditandai dengan tanda seru (!).

        Rumus: No + Gerunds

        Contoh kalimat:

        • No parking! (Dilarang parkir!)
        • No smoking! (Dilarang merokok!)
        • No speaking! (Dilarang berbicara!)

        4. Gerund di belakang possessive adjective atau possesive noun.

        Contoh:

        • Yuanita’s cooking is very delicious. (Masakan Yuanita sangat lezat.)
        • His speaking is not relevant with the fact. (Pembicaraannya tidak sesuai dengan kenyataan.)
        • His coming makes me happy. (Kedatangannya membuatku senang.)

        5. Digunakan dalam ungkapan-ungkapan (sayings)

        Contoh kalimat:

        • Seeing is believing. (Melihat berarti percaya)
        • Kissing is loving. (Mencium berarti mencintai.)

        6. After Preposition (setelah kata depan)

        Penggunaan gerund after preposition (setelah kata depan) adalah seperti rumus dan contoh kalimat dalam tabel dibawah ini:

        Nomor Rumus Contoh Kalimat
        1 Verb + Preposition + Gerund He thinks of studying abroad. (Dia (lk) berpikir belajar ke luar negeri)
        Denny gave up smoking before breakfast. (Denny berhenti merokok sebelum sarapan.)
        2 Adjective + Preposition + Gerund The boy is afraid of falling from the tree. (Bocah laki-laki itu takut terjatuh dari pohon.)
        Aren’t you ashamed of being so cruel? (Apakah kamu tidak malu akan sifatmu yang sangat kejam itu?)
        3 Noun + Preposition + Gerund You have no reason for leaving so early. (Kamu tak punya alasan untuk pergi begitu awal.)
        I don’t like the idea of spending much money. (Aku tidak suka ide menghabiskan uang banyak.)
        4 Preposition + Gerund He goes out without saying anything. (Dia (lk) keluar tanpa berkata sesuatu pun.)
        They went home after eating. (Mereka pulang setelah makan.)

        7. Gerund setelah kata kerja tertentu (certain verbs).

        Kata kerja tertentu (certain verbs) yang penggunaan gerund sesudahnya adalah: admit, delay, resist, advice, deny, keep, recall, risk, mention, stop, avoid, enjoy, mind, miss, regret, tolerate, finish, forget, consider, practice, consider, remember, understand, complete, suggest, dan lain sebagainya.

        Contoh kalimat:

        • They enjoy playing scrabble. (Meraka senang bermain scrabble.)
        • I don’t stop speaking. (Aku tidak berhenti berbicara.)
        • He postponed making a decision. (Dia (lk) menunda membuat keputusan.)

        8. Digunakan sebagai kata keterangan/tambahan (apposititive) dalam kalimat.

        Contoh kalimat:

        • His hobby, diving, makes his body strong. (Hobinya, menyelam, membuat badannya kuat.)
        • You have a bad habit, drinking alcohol. (Kamu memiliki kebiasaan buruk, minum minuman keras).
        • That difficult work, sawing hard wood, makes him exhausted. (Pekerjaan yang sulit itu, menggergaji kayu yang keras, membuat dia kehabisan tenaga.)

        9. Gerund setelah kelompok kata (phrase) tertentu

        Contoh phrase seperti dalam tabel berikut:

        Phrase tertentu Arti
        It’s no use tidak ada gunanya
        It’s no good tidak ada gunanya
        Would you mind apakah kamu tidak keberatan
        There’s no harm in tak ada ruginya
        Have the pleasure of senang sekali

        Contoh kalimat:

        • I can ‘t help liking the giri. (Aku tak bisa menahan diri untuk menyukai gadis itu.)
        • There is no harm in trying. (Tak ada ruginya bila mencoba)
        • It ‘s no use crying like baby. (Tak ada gunanya menangis seperti anak kecil.)

        10. Digunakan untuk menyatakan ungkapan tertentu (idiomatic expression)

        Penggunaan gerund untuk menyatakan ungkapan tertentu (idiomatic expression) adalah untuk menunjukkan kegiatan reaksi.

        Rumus Penggunaan gerund untuk menyatakan idiomatic expression: Go + Gerund.
        Contoh kata:

        Idiomatic Expression Arti
        Go swimming Pergi berenang
        Go hunting Pergi berburu
        Go running Pergi berolah raga
        Go climbing pergi mendaki

        Contoh kalimat:

        • Let’s go climbing next week. (Mari kita pergi mendaki minggu depan.)
        • Do you go swimming with her? (Apakah kamu pergi berenang dengannya?)
        • She wants to go jogging in the morning. (Dia (pr) ingin pergi berlari di pagi hari.(

        Bentuk Gerund

        Ada 2 (dua) macam bentuk gerund, yaitu:

        • The Perfect Gerund (Gerund Berbentuk Perfect Tense)
        • The Passive Gerund (Gerund Berbentuk Pasif)

        Kamu ingin tahu lebih detail?, baca penjelasan lengkap dibawah ini :

        1. The Perfect Gerund (Gerund Berbentuk Perfect Tense)

        Ada 2 (dua) macam bentuk gerund perfect tenses, yaitu:

        • Present Tense. Misalnya: learning, (belajar), walking (berjalan), reading (membaca), driving (mengemudi).
        • Perfect Tense. Misalnya: having learned (sudah belajar), having read (sudah membaca), having written (sudah menulis), having walked (sudah berjalan).

        Bentuk Perfect Gerunds biasanya digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa yang terjadi lebih dulu daripada peristiwa lain yang mengikutinya.
        Contoh kalimat:

        • He regrets not having taken my advice. (Dia (lk) menyesal tidak menuruti nasihatku.)
        • I don’t remember having ever promised you that. (Aku tidak ingat pernah menjanjikan hal itu kepadamu.)
        • She denied having been questioned by the police. (Dia (pr) menyangkal bahwa dia telah ditanyai oleh polisi.)

        2. The Passive Gerund (Gerund Berbentuk Pasif)

        Ada 2 (dua) bentuk passive gerund, yaitu:

        1. Present. Misalnya: being written (ditulis), being asked, (ditanya), being eaten (dimakan).
        2. Perfect. Misalnya: having been written (sudah ditulis), having heen asked (sudah ditanya), having been eaten (sudah dimakan).

        Contoh kalimat:

        • I remembered being taken to Australia when I was small. (Aku ingat pernah dibawa ke Australia ketika masih kecil.)
        • Most children enjoy being taken to the zoo. (Kebanyakan anak-anak kecil senang dibawa ke kebun binatang)
        • She denied having been questioned by the police. (Dia (pr) menyangkal telah ditanyai oleh polisi.)

        Bentuk Passive Gerund biasanya digunakan di belakang kata-kata kerja, seperti: want (ingin), need (perlu), deserve (pantas), require (butuh), etc.
        Contoh kalimat:

        • This car wants repairing. (Mobil ini ingin diperbaiki).
        • My teaching methode needs improving. (Metode mengajarku perlu dikembangkan)
        • his problem requires studying with great. (Masalah ini butuh dipelajari sungguh-sungguh.)

        Perbandingan antara Gerunds dengan Verbal Noun

        Verbal Noun adalah Gerund yang dikata-bendakan, Persamaannya antara Verbal Noun dengan Gerund adalah keduanya sama-sama memiliki bentuk, yakni: Verb + ing.

        Perbedaan antara Gerund dengan Verbal Noun, yaitu:

        Gerund:

        1. Tidak mempunyai bentuk jamak (plural) dan di depan Gerund tidak diberi kata sandang (article).
        2. Mempunyai sifat kata kerja, misalnya mempunyai objek tersendiri, mempunyai perubahan bentuk waktu (Tense), dan mempunyai bentuk Passive, dan sebagainya.

        Contoh kalimat Gerund:

        • She likes reading. (Dia (pr) suka membaca.)
        • I am interested in planning the new building. (Aku senang merencanakan bangunan baru.)

        Verbal Noun:

        1. Mempunyai bentuk jamak (plural) dan bisa diberi kata sandang (article) atau kata sifat (adjective) di depannya.
        2. Tidak mempunyai sifat kata kerja.

        Contoh kalimat Verbal Noun:

        • The reading of this short story took three days. (Pembacaan cerpen ini menghabiskan waktu tiga hari.)
        • The work needs careful planning. (Pekerjaan ini perlu perencanaan yang hati-hati.)

        Catatan:

        Pada dasarnya Gerund adalah sejenis dengan kata benda abstrak (abstract nouns) dan mempunyai arti yang sama seperti Abstract Noun (kata benda abstrak) atau seperti Noun Infinitive, meskipun tidak sama dalam bentuknya.

        Lihatlah bentuk-bentuk kalimat dibawah ini:

        • Gerund : Sleeping is necessary to health.
        • Abstract Noun : Sleep is necessary to health.
        • Noun-Infinitive : to sleep is necessary to health.

        Ketiga contoh kalimat di atas memiliki arti: Tidur penting untuk kesehatan.

        Verb diikuti oleh Gerunds atau Infinitives

        Ada beberapa kata kerja (verbs) tertentu dapat diikuti oleh Gerunds atau Infinitives, yang tidak memiliki perbedaan arti atau memiliki ada perbedaan arti.
        Seperti di bawah ini:

        1. Tidak memiliki perbedaan arti antara Gerunds dengan Infinitives.
          Contoh kata dan kalimat seperti dalam tabel di bawah:

          Verb Contoh Gerund Contoh Infinitive
          begin It began raining. It began to rain.
          start I started working. I started to work.
        2. Memiliki perbedaan arti antara Gerunds (aktivitasnya sudah dikerjakan) dengan Infinitive (aktivitasnya belum dikerjakan).
          Contoh kata dan kalimat seperti dalam tabel di bawah:

          Verb Contoh Gerund Contoh Infinitive
          forget Ani forgets locking her car. Ani forgets to lock her car.
          regret I’ll never regret telling you the story. I’ll never regret to tell you the story.

        Referensi:

        • Azar, B. S., & Hagen, S. A. (2009). Understanding and using English grammar. White Plains, NY: Pearson Longman.
        • English Grammar – 6 Ways to Use Gerunds. https://www.engvid.com/6-ways-to-use-gerunds/.
        • Everyday Grammar: Gerunds and Infinitives. https://learningenglish.voanews.com/a/everyday-grammar-gerunds-infinitives/2722827.html.
        • Using Gerunds. http://advice.writing.utoronto.ca/english-language/gerunds/.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

18 + 18 =