Jenis Pronouns dalam Bahasa Inggris

Pronouns (kata ganti dalam bahasa inggris) adalah kata yang digunakan untuk menggantikan kata benda (nouns) dengan tujuan untuk menghindari pengulangan kata-kata yang bersifat terus-menerus.

Contoh kalimat:

  • Jeremy is a student, he plays soccer very well. (Jeremy adalah seorang murid, dia (lk) bermain sepak bola dengan baik).
  • I visit my grandparents, they are at home. (Aku mengunjungi kakek nenekku, mereka berada di rumah).
  • He who admires you so much has passed away. (Dia yang sangat mengagumimu telah meninggal dunia.)

Kata benda yang menjadi acuan suatu kata ganti disebut antecedent. antecedent berasal dari bahasa Latin yang terdiri dari dua kata, yaitu: ante berarti sebelum dan cedo berarti pergi.

Jadi kata antecedent artinya adalah yang mendahului. Seperti pada contoh di atas bahwa kata Jeremy adalah antecedent dari kata he dan kata grand parents adalah antecedent dari kata they serta kata he adalah antecedent dari kata who (untuk kata he sendiri tidak memiliki antecedent).

Kata ganti i (aku) atau you (kamu) tidak mempunyai antecedent kecuali dalam pertanyaan resmi yang berkaitan dengan ikatan hukum.

Contoh kalimat:

  • I (Diana) want to go to the library. Will you (Tony) join me? (Aku (Diana) ingin pergi ke perpustakaan. Maukah kamu (Tony) ikut denganku?)

8 Jenis Pronouns Beserta Fungsi dan Contohnya

Pembagian jenis pronouns (kata ganti dalam bahasa Inggris) dapat dibagi menjadi 8 (delapan) macam, yaitu sebagai berikut:

  1. Personal pronouns
  2. Possessive pronouns
  3. Reflexive pronouns
  4. Demonstrative pronouns
  5. Relative/conjunctive Pronouns
  6. Interrogative pronouns
  7. Indefinite pronouns
  8. Reciprocal pronouns

Penjelasan lengkap kedelapan jenis pronouns tersebut dapat anda dibaca dibawah ini. Oke, mari kita mulai.

1Personal Pronouns

Personal pronouns (Kata Ganti Orang) adalah kata ganti yang menunjukkan orang yang terbagi menjadi:

  • The First Person (orang pertama), adalah kata ganti yang digunakan untuk orang yang berbicara (the speaker).
  • The Second Person (orang kedua), adalah kata ganti yang digunakan untuk orang yang diajak berbicara atau lawan bicara dari orang pertama (the person spoken to).
  • The Third Person (orang ketiga), adalah kata ganti yang digunakan untuk orang atau sesuatu yang kita bicarakan dengan orang kedua (the person or thing spoken of).

Berdasarkan kasusnya dalam kalimat, personal pronouns (kata ganti orang) dapat berfungsi sebagai nominative (subjective) case dan objective case.

1. Nominative (Subjective) Case

Dalam nominative (subjective) case (kasus subjek), kata ganti orang berfungsi sebagai subjek dalam kalimat yang letaknya sebelum kata kerja (verb) atau kata kerja bantu (auxiliary verb).

Kata ganti orang yang termasuk dalam golongan ini, yaitu: i (aku), you (kamu/kalian), we (kita), they (mereka), he (dia laki-laki), she (dia perempuan), dan it (itu untuk benda).

Contoh kalimat:

  • I study foreign languages at univeristy. (Aku belajar bahasa-bahasa asing di universitas).
  • We did a drama performance at the town hall. (Kami melakukan pertunjukan drama di balai kota.)
  • They are from Australia. (Mereka berasal dari Australia.)

2. Objective Case

Dalam objective case (kasus objek), kata ganti orang berfungsi sebagai pelengkap objek dalam kalimat. Yang termasuk kata ganti ini, yaitu: me (aku), you (kamu/kalian), him (dia (lk)), her (dia (pr)), it (dia benda/binatang), us (kami/kita), dan them (mereka).

Letak objective case (kasus objek) adalah sebagai berikut :

  1. Sesudah to be.
    Contoh kalimat:

    • It is her thatyou love. (Dialah (pr) yang kamu cintai).
    • That is us whom you saw at the park. (Itu kami yang kamu lihat di taman.).
  2. Sesudah kata kerja (verb).
    Contoh kalimat:

    • He asked them to help him clean the soccerfield. (Dia (lk) meminta mereka membantunya membersihkan lapangan sepak bola.).
    • I showed him a photo ofmy family. (Aku menunjukkan sebuah foto keluargaku kepadanya.
  3. Sesudah kata depan (preposition).
    Contoh kalimat:

    • You talk to her about fashion and lifestyle. (Kamu berbicara kepada dia (pr) mengenai fesyen dan gaya hidup.)
    • He bought a new book for me. (Dia (lk) membeli sebuah buku baru untukku.).
  4. Sesudah kata let yang berarti marilah atau biarkan.
    Contoh kalimat:

    • Let us go to the beach today. (Marilah kita pergi bersama ke pantai.).
    • Let her drive your car. (Biarkan dia (pr) mengendarai mobilmu.).
  5. Sesudah kata of, jika sebelumnya bukan kata benda.
    Contoh kalimat:

    • I bet he’s daydreaming of me. (Tebakanku, dia (lk) sedang mengkhayalkanku.).
    • You want to get rid of him. (Kau ingin mengusir dia (lk).).
  6. Bila ada tanda seru
    Contoh kalimat:

    • Fancy him dying so young, and him only fifteen!. (Sayang sekali dia (lk) mati begitu muda; dan dia hanya berusia lima belas tahun.)
    Bila tidak ada kata kerja
    Contoh kalimat:

    • Who is there? Me!. (Siapa di sana? Aku!.)

2Possessive Pronouns

Possessive pronouns (kata ganti kepunyaan) adalah kata ganti yang menunjukkan kepunyaan atau kepemilikian dalam kalimat.

Possessive pronouns dapat berbentuk sebagai berikut:

  • Kata sifat (adjective) yang diikuti oleh kata benda.
    Kata sifat (adjective) yang diikuti oleh kata benda adalah kata ganti orang yang berdiri sebagai kata sifat yang diikuti oleh kata benda berupa; my (kepunyaan ku), your (kepunyaan kamu/ kalian), his (kepunyaan dia (lk)), her (kepunyaan (pr)), it`s (kepunyaan dia (benda/binatang)), our (kepunyaan kami/kita), dan their (kepunyaan mereka).
    Contoh kalimat:

    • This is my drawing book. (Ini adalah buku gambarku).
    • Those are his dictionaries. (Itu kamus-kamusnya (lk).)
  • Kata ganti yang tidak diikuti oleh kata benda.
    Yang termasuk ke dalam kata ganti ini, yaitu: mine (milikku), yours (milikmu/kalian), his (milik dia (lk)), hers (milik dia (pr)), ours (milik kami/kita), dan theirs (milik mereka).
  • Adapun letak possessive pronouns (kata ganti kepunyaan) yang tidak diikuti oleh kata benda adalah sebagai berikut:

    1. Apabila kata ganti itu dipisahkan dari kata bendanya oleh to be.
      Contoh kalimat:

      • This drawing book is mine. (Buku gambar ini kepunyaanku).
      • Those dictionaries are his. (Kamus-kamus itu kepunyaannya (lk).)
    2. Apabila kata bendanya dimengerti.
      Contoh kalimat:

      • Your hat and mine (my hat) are red. (Topimu dan topiku berwarna merah).
      • Your cellphone and hers (her cellphone) are expensive. (HPmu dan HPnya (pr) mahal).
    3. Apabila kata bendanya didahului oleh kata of.
      Contoh kalimat:

      • he flowers of yours shoul be watered. (Bunga-bunga milikmu harus disirami.)
      • The diamond ring of hers is expensive. (Cincin berlian miliknya (pr) itu mahal.)
    4. Apabila kata bendanya didahului oleh kata of.
      Contoh kalimat:

      • he flowers of yours shoul be watered. (Bunga-bunga milikmu harus disirami.)
      • The diamond ring of hers is expensive. (Cincin berlian miliknya (pr) itu mahal.)

3Reflexive Pronouns

Reflexive pronouns adalah kata ganti yang menunjukkan pantulan dari kata ganti pronouns itu sendiri.

Kata-kata yang termasuk reflexive pronouns adalah sebagai berikut:

Reflexive Pronouns Arti
Myself saya sendiri
Yourself/Yourselves kamu sendiri/kalian sendiri
Himself dia (lk) sendiri
Herself dia (pr) sendiri
Itself dia (benda/binatang) sendiri
Ourselves kami sendiri
Themselves mereka sendiri

Fungsi Reflexive Pronouns serta Contohnya

Ada beberapa kegunaan atau fungsi reflexive pronouns (kata ganti refleksif) adalah :

  1. Untuk menunjukkan bahwa orang atau binatang melakukan sesuatu pada dirinya sendiri.
    Contoh kalimat:

    • She looks at herself in the mirror. (Dia (pr) melihat dirinya sendiri di cermin itu.)
    • I hate myself yesterday. (Aku membenci diriku sendiri kemarin.)
  2. Untuk membuat kata ganti itu lebih tegas (more emphatic) atau untuk mengeraskan arti agar menjadi tegas dan kuat.
    Contoh kalimat:

    • You yourself made this birthday cake. (Kamu sendiri yang membuat kue ulang tahun ini.)
    • They themselves ruin theparty. (Mereka sendiri yang merusak pesta.)
  3. Untuk menunjukkan pengertian sendiri (alone), dengan didahului oleh kata by.
    Contoh kalimat:

    • I went to the market by myself. (Aku pergi ke pasar sendiri)
    • He went mountain climbing by himself. (Dia (lk) pergi naik gunung sendiri)

4Demonstrative Pronouns

Demonstrative pronouns (kata ganti penunjuk) adalah kata ganti yang menunjukkan kata benda, binatang atau orang yang dimaksud atau dibicarakan.

Kata-kata ang termasuk demonstrative pronouns adalah sebagai berikut:

Bentuk tunggal (kata bendanya tunggal)

Demonstrative Pronouns Arti
This ini (dekat di sini dan dapat disentuh)
That That
One yang

Bentuk jamak (kata bendanya jamak)

Demonstrative Pronouns Arti
These ini (dekat di sini dan dapat disentuh)
Those itu (jauh di sana/situ)
Ones yang

Contoh kalimat:

  • This is your desk. (Ini adalah mejamu.)
  • That is my book. (Itu adalah bukuku.)
  • Those are your dolls. (Itu adalah boneka-bonekamu.)

Fungsi Demonstrative Pronouns dan Contohnya

Ada beberapa penggunaan dan fungsi dari demonstrative pronouns (kata ganti penunjuk), yaitu sebagai berikut:

  1. Subjek dari kata kerja (subject of verb) dalam kalimat.
    Contoh kalimat:

    • Those who are diligent must be smart. (Siapa yang rajin pasti pandai.)
  2. Menghindari kata serupa dalam kalimat.
    Contoh kalimat:

    • I like to play this game than that (that game). (Aku suka bermain game ini daripada yang itu.)

Lihatlah perbedaan penggunaan dalam kalimat pada tabel di bawah ini antara demonstrative pronouns (tidak diikuti langsung oleh kata benda yang ditunjuk) dengan demonstrative adjective (selalu diikuti oleh kata benda yang ditunjuk).

Demonstrative Pronouns Demonstrative Adjective
This is my pen. (Ini adalah bolpoinku.) This pen is mine. (Bolpoin ini adalah miliku.)
These are your books. (Ini adalah buku-bukumu.) These books are yours. (Buku-buku ini adalah milikmu.)

Beberapa hal yang perlu anda ingat untuk menguasai demonstrative pronoun, yaitu :

  • Kata This dan That dapat dipakai dalam bentuk countable noun (kata benda yang dapat dihitung) dan bentuk uncountable noun (kata benda yang tidak dapat dihitung) dalam bentuk tunggal.
    Contoh kalimat:

    • This is a blanket. (Ini adalah sebuah selimut.)
    • That is a store. (Itu adalah sebuah toko.)
  • Kata These dan Those dapat dipakai dalam bentuk countable noun (kata benda yang dapat dihitung) dalam bentuk jamak.
    Contoh kalimat:

    • These are pillows. (Ini adalah bantal-bantal)
    • Those are paintings. (Itu adalah lukisan-lukisan.)

5Relative/Conjunctive Pronouns

Relative/conjunctive pronouns (kata ganti penghubung) adalah kata ganti yang digunakan untuk menghubungkan dua buah kalimat menjadi satu kalimat dengan menghilangkan kata-kata yang sama.

Dalam bahasa Inggris, untuk menggabungkan dua kalimat menjadi satu kalimat maka perlu menggunakan kata “yang”. Jika pokok kalimat yang pertama dan pokok kalimat yang kedua terdiri atas orang yang sama atau benda yang sama.

Adapun kata ganti yang termasuk dalam golongan ini adalah: who, whom, whose, that, dan which.

Contohnya:

  • James is my best friend. (James adalah sahabatku.)
  • I give him a present. (Aku memberinya sebuah hadiah.)

Penggabungan:

  • James whom I give a present is my best friend. (James yang kuberi sebuah hadiah adalah sahabatku.)

Fungsi Relative/Conjunctive Pronouns dan Contohnya

Beberapa fungsi relative/conjunctive pronouns (kata ganti penghubung) dalam penggunaannya adalah sebagai berikut:

  1. Who = Yang.
    Fungsi relative/conjunctive pronouns disini sebagai pengganti subjek, digunakan jika subjek tersebut berupa orang.
    Contoh kalimat:

    • My father is an English lecturer. (Ayahku adalah seorang dosen bahasa Inggris.)
    • He teaches every day. (Dia (lk) mengajar setiap hari)

    Contoh kalimat penggabungan:

    • My father who teaches every day is an English lecturer. (Ayahku yang mengajar setiap hari adalah seorang dosen bahasa Inggris.)

    Contoh kalimat:

    • The boy is very naughty. (Bocah lelaki itu sangat nakal.)
    • He likes to annoy other children in my neighborhood. (Dia (lk) suka mengganggu bocah-bocah lainnya.)

    Contoh kalimat penggabungan:

    • he boy who is very naughty likes to annoy other children in my neighborhood. (Bocah lelaki yang sangat nakal itu suka mengganggu bocah-bocah lainnya di lingkunganku.)
  2. That = Yang
    Relative/conjunctive pronouns ini berfungsi sebagai subjek atau objek yang digunakan untuk menggantikan kata benda (orang/hewan/benda).
    Contoh kalimat:

    • There is a television in the room. (Ada sebuah televisi di dalam kamar itu.)
    • I want to watch. (Aku ingin menonton.)

    Contoh kalimat penggabungan:

    • There is a television in the room that I want to watch. (Ada sebuah televisi di dalam kamar itu yang ingin kutonton.)

    Contoh kalimat:

    • That is a beautiful dress. (Itu adalah sebuah gaun indah.)
    • She likes to wear it. (Dia (pr) suka mengenakannya.)

    Contoh kalimat penggabungan:

    • That is a beautiful dress that she likes to wear. (Itu adalah sebuah gaun indah yang dia (pr) suka memakainya.)

    Hal-hal yang harus diingat dalam penggunaan relative/conjunctive pronoun dengan kata that adalah sebagai berikut :

    1. Kata that sering dipakai untuk kata who, whom atau which, tetapi tidak pernah untuk kata whose.
      Contoh kalimat:

      • The man that (who) sits beside me is handsome. (Pria yang duduk di sampingku tampan.)
      • The babysitter that (whom) we are waiting for has arrived. (Pengasuh bayi yang sedang kita tunggu telah datang.)
      • This is the cellphone that (which) he bought last week. (Itu HP yang dibelinya minggu lalu.)
    2. Fungsinya seringkali digunakan sebagai pengganti kata penghubung who dan which apabila kedua kata ganti tersebut didahului oleh:
      • Kata only.
        Contoh kalimat:

        • It was you who (that) fix my car the other day. (Kamulah yang memperbaiki mobilku beberapa hari yang lalu.)
      • Kata all (semua).
        Contoh kalimat:

        • Ali that has been done is useless. (Semua yang telah dilakukan percuma saja.)
      • Kata something (sesuatu).
        Contoh kalimat:

        • You give me something that I have always wanted. (Kamu memberikan sesuatu yang selalu kuinginkan.)
      • Kata everything (segala sesuatu).
        Contoh kalimat:

        • Everything that you did for me yesterday was wonderful. (Segala sesuatu yang kau lakukan untukku kemarin sungguh menakjubkan.)
      • Bentuk superlative degree (tingkat perbandingan paling).
        Contoh kalimat:

        • He is the best dressed man that I ever met. (Dia (lk) adalah pria yang berpakaian paling baik yang pernah kutemui.)
      • Kata-kata penghubung tersebut dapat dihilangkan terutama dalam percakapan sehari-hari, apabila terletak setelah kata-kata all (semua), something (sesuatu), everything (segala sesuatu), superlative degree (tingkat perbandingan paling).
  3. Whom = Yang.
    Whom digunakan untuk menerangkan orang yang berfungsi sebagai objek. Dalam keadaan informal biasanya dihilangkan.

    Contoh kalimat:

    • I see a woman. (Aku melihat seorang wanita.)
    • Mother is talking to her. (Ibu berbicara dengannya (pr).)

    Contoh kalimat penggabungan:

    • I see a woman whom mother is talking to. (Aku melihat wanita yang ibu sedang berbicara dengannya.)

    Contoh kalimat:

    • That is Jane’s fiancee. (Itu adalah tunangan Jane.)
    • I saw him last night. (Aku melihatnya semalam.)

    Contoh kalimat penggabungan:

    • That is Jane’s fiancee whom I saw last night. (Itu tunangan Jane yang kulihat semalam.)
  4. Whose = Yang……nya.
    Whose digunakan untuk menyatakan kepunyaan atau kepemilikan untuk orang atau binatang.
    Contoh kalimat:

    • You have a dog. (Kamu mempunyai seekor anjing.)
    • Its fur is black. (Bulunya berwarna hitam.)

    Contoh kalimat penggabungan:

    • You have a dog whose fur is black. (Kamu mempunyai seekor anjing yang bulunya berwarna hitam.)

    Contoh kalimat:

    • Tisa is my classmate. (Tisa adalah teman sekelasku.)
    • Her mother died last month. (Ibunya meninggal bulan lalu.)

    Contoh kalimat penggabungan:

    • Tisa is my classmate whose mother died last month. (Tisa adalah teman sekelasku yang ibunya meninggal bulan lalu.)
  5. Which = Yang.
    Fungsi which adalah digunakan untuk menggantikan benda, binatang atau tumbuh-tumbuhan dan selain orang.
    Contoh kalimat:

    • That is mother’s scarf. (Itu adalah syal ibu.)
    • he scarf was lost at the airport. (Syal itu hilang di bandara.)

    Contoh kalimat penggabungan:

    • That is mother’s scarf which was lost at the airport. (Itu adalah syal ibu yang hilang di bandara.)

    Contoh kalimat:

    • This is Benny’s car. (Ini adalah mobil Benny.)
    • It was sold lastyesterday. (Mobil itu dijual kemarin.)

    Contoh kalimat penggabungan:

    • That is Benny’s car which was sold yesterday. Itu adalah mobil Benny yang dijual kemarin.
  6. Where = Yang
    Fungsi where yaitu digunakan khusus sebagai kata tambahan.
    Contoh kalimat:

    • This is the place. (Ini adalah tempat.)
    • Patherfell down yesterday. (Ayah terjatuh.)

    Contoh kalimat penggabungan:

    • This is the place where fatherfell down yesterday. (Ini adalah tempat di mana ayah terjatuh kemarin.)

    Contoh kalimat:

    • The town has beautiful beaches. (Kota itu memiliki pantai-pantai yang indah.)
    • I plan to go there this weekend. (Aku berniat untuk pergi ke sana akhir pekan ini.)

    Contoh kalimat penggabungan:

    • The town where I plan to go this weekend has beautiful beaches. (Kota yang rencananya akan kudatangi akhir pekan ini memiliki pantai-pantai yang indah.)
  7. Of which = Yang.
    Relative/conjunctive pronouns dengan kata of which berungsi untuk menunjukkan kepunyaan atau kepemilikan untuk benda.
    Contoh kalimat:

    • You have a cellphone. (Kamu mempunyai sebuah HP.)
    • Its camera does not function well. (Kameranya tidak berfungsi dengan baik.)

    Contoh kalimat penggabungan:

    • You have a cellphone of which camera does not function well. (Kamu mempunyai sebuah HP yang kameranya tidak berfungsi dengan baik.)

    Contoh kalimat:

    • Those are magazines. (Itu adalah majalah-majalah.)
    • Their covers are torn. (Sampul-sampul depannya tersobek.)

    Contoh kalimat penggabungan:

    • Those are magazines ofwhich covers are torn. (Itulah majalah-majalah yang sampul-sampul depannya tersobek.)

6Interrogative Pronouns

Interrogative pronouns (kata ganti tanya) adalah kata ganti yang digunakan untuk membuat atau mengajukan pertanyaan. Yang termasuk kata ganti ini adalah who, Whose, whom, what, Where, which dan when.

Fungsi Interrogative Pronouns dan Contohnya

Fungsi interrogative pronouns (kata ganti tanya) dalam penggunaannya adalah sebagaimana yang saya sebutkan dibawah ini:

  1. Who (siapa).
    Fungsi interrogative pronouns who yaitu digunakan untuk menunjukkan subjek atau pokok kalimat.
    Contoh kalimat:

    • Who drove you home yesterday? (Siapa yang mengantarmu pulang kemarin?.)
    • Rama drove me home yesterday. (Rama mengantarkanku pulang kemarin.)
  2. Whom (siapa).
    Fungsi interrogative pronouns kata whom adalah untuk menanyakan objek atau pelengkap penderita dalam kalimat.
    Contoh kalimat:

    • For whom do you bake the cake? (Untuk siapakah kamu membuat kue itu?.)
    • With whom does she go to the movies? (Dengan siapakah dia (pr) pergi ke bioskop?)

    Pada contoh kalimat tanya di atas “for whom………? atau with whom……?” merupakan susunan kalimat yang sesuai dengan tata bahasa inggris.

    Akan tetapi pada masa kini perkataan whom tidak lagi digunakan dalam bahasa sehari-hari.

    Sebagai penggantinya adalah who atau dalam bentuk kalimat “who……for?” atau “who……..with” yang sering digunakan dalam bahasa percakapan (conversation) yang berfungsi obyek atau penderita pelengkap.

  3. Whose (milik/punya siapa).
    Fungsi interrogative pronouns dengan kata whose yaitu digunakan untuk digunakan untuk menanyakan kepunyaan atau kepemilikan.
    Contoh kalimat:

    • Whose shirt is that? (Kaus milik siapakah itu?)
  4. What.
    Kata what bisa berfungsi sebagai berikut:

    1. Nominative case (kasus subjek).
      Contoh kalimat:

      • What is Mr. Johnson? Siapa Tuan Johnson? He is an architect. Dia adalah seorang arsitek.
    2. Possessive case (kasus kepunyaan), dengan menambahkan kata of.
      Contoh kalimat:

      • Of what color is the sofa? (Warna apakah sofa itu?)
    3. Objective case (kasus objek), Dengan menambah kata depan (preposition), seperti: by, in, at, front, dan lain sebagainya.
      Contoh kalimat:

      • By what did they come to the Melisa’s farewell party?. (Dengan apakah mereka datang ke pesta perpisahan Melisa?)
  5. Where (di mana/ke mana).
    Fungsi interrogative pronouns kata where (di mana/ke mana) yaitu digunakan untuk menanyakan tempat.
    Contoh kalimat:

    • Whose shirt is that? (Kaus milik siapakah itu?)
  6. Which (yang mana).
    Fungsi interrogative pronouns kata which (yang mana) adalah untuk menanyakan pilihan di antara beberapa pilihan yang ada.
    Contoh kalimat:

    • Which are your shoes? (Yang manakah sepatu-sepatumu?)
  7. When (kapan).
    Fungsi interrogative pronoun kata when (kapan) adalah digunakan untuk menanyakan waktu.
    Contoh kalimat:

    • When did you visit your grandparents? (Kapan kamu mengunjungi kakek nenekmu?)
  8. Why (mengapa/kenapa).
    Fungsi interrogative pronouns kata why (mengapa/kenapa) yaitu digunakan untuk menanyakan suatu alasan atau sebab.
    Contoh kalimat:

    • Why is Dania going home? (Kenapa Dania pulang?) Because she is ill. (Karena dia (pr) sakit.)
  9. How (bagaimana/dengan apa).
    Fungsi interrogative pronouns kata how (bagaimana/dengan apa) adalah untuk menanyakan keadaan atau cara.
    Contoh kalimat:

    • How are you today? (Bagaimanakah keadaanmu hari ini?)

7Indefinite Pronouns

Indefinite pronouns (kata ganti tak tentu) adalah kata ganti tak tentu yang tidak mempunyai antecedent (kata yang mendahului atau kata yang jadi acuan kata ganti).

Indefinite pronouns (kata ganti tak tentu) dibagi menjadi 2 (dua) bagian, yaitu:

  • Indefinite person or thing (orang atau benda tak tentu).
  • Indenfinite quantity (jumlah tak Tentu).

1. Indefinite Person or Thing

Yang termasuk kata ganti indefinite person or thing (orang atau benda tak tentu) adalah sebagai berikut:

  Person Place Thing
All everyone everywhere something
everybody
Part (positive) someone somewhere something
somebody
Part (negative) anyone anywhere anything
anybody
None no one nowhere nothing
nobody
Fungsi Indefinite Person or Thing dan Contohnya

Fungsi indefinite person or thing (orang atau benda tak tentu) serta penggunaannya dalam sebuah kalimat adalah sebagai berikut:

  1. Everyone (setiap orang/semua orang), everybody (setiap orang/semua orang), everything (segala sesuatu/semuanya).
    Fungsi indefinite person or thing yang saya sebutkan diatas yaitu digunakan untuk kata benda tunggal (singular nouns).
    Contoh kalimat:

    • Everything is going well. (Segala sesuatu berjalan dengan baik).
    • Everybody is ready to leave this place. (Semua orang siap untuk meninggalkan tempat ini).
  2. Someone (seseorang), somebody (seseorang), something (sesuatu), anyone (siapa pun, seseorang), anybody (siapa pun, seseorang), anything (apa pun, sesuatu).

    Fungsi dari semua indefinite person or thing diatas yaitu digunakan bersama dengan kata benda tunggal (singular nouns).

    Kata some digunakan untuk kalimat positif, sedangkan kata any digunakan untuk kalimat negatif atau kalimat tanya.

    Contoh kalimat:

    • We saw someone entering Mr Johnson’s house last night. (Kami melihat seseorang memasuki rumah Tuan Johnson semalam).
    • Did we saw anyone entering Mr Johnson’s house last night? (Apakah kami melihat seseorang memasuki rumah Tuan Johnson semalam?)
  3. No one (tak satu pun/tak seorang pun), nobody (tak seorang pun), nothing (tak satu pun).

    Fungsinya yaitu digunakan dalam bentuk tunggal (singular), kecuali none bisa digunakan dalam bentuk tunggal (singular) atau jamak (plural).
    Contoh kalimat:

    • No one can lie to me. (Tak seorang pun bisa berbohong kepadaku.)
    • Nobody in that room speaks English. (Tak seorang pun di ruangan itu berbicara bahasa Inggris.).

2. Indenfinite Quantity

Pengertian indenfinite quantity adalah jumlah tak tentu.

Fungsi Indenfinite Quantity dan Contoh Kalimatnya

Beberapa macam kata dan fungsi dari indenfinite quantity dalam sebuah kalimat seperti yang saya jelaskan dibawah ini yang sudah lengkap dengan artinya.

  1. None.
    Fungsi none (tak seorang pun/tak satu pun) digunakan dalam bentuk uncountable. Penggunaan noun (kata benda yang tak dapat dihitung) untuk jamak (plural) dalam kalimat dan dalam bentuk comparative (perbandingan).
    Contoh kalimat:

    • None of this dresses fit me. (Tak satupun dari gaun-gaun ini yang cukup untukku).
    • This matter is none of your concern. (Permasalahan ini bukanlah urusanmu.)
  2. All dan most.
    Fungsi all (semua/segenap) dan most (kebanyakan) yaitu digunakan dalam bentuk tunggal (singular) atau jamak (plural) dalam kalimat.
    Contoh kalimat:

    • All is gone. (Semua hilang.)
    • Most of the students have gone home. (Kebanyakan murid sudah pulang.)
  3. One/ones.
    Fungsi “one/ones” (yang) yaitu digunakan untuk menggantikan kata benda yang telah disebutkan sebelumnya, baik dalam kalimat yang sama maupun dalam kalimat yang mendahuluinya.

    Kata one digunakan untuk menggantikan kata benda tunggal (singular noun), sedangkan kata ones digunakan untuk menggantikan kata benda jamak (plural nouns).
    Contoh kalimat:

    • This swimming pool is deep, but that one is shallow. (Kolam renang ini dalam, tapi yang itu dangkal.)
    • These dolls are expensive, but those ones are cheap. (Boneka-boneka ini mahal, tapi yang itu murah.)
  4. Either dan neither.
    Fungsi either (satu di antara dua) dan neither (tak satu pun di antara dua) yaitu digunakan dalam bentuk tunggal (singular).
    Contoh kalimat:

    • My mother has two gas stoves, either can be used. (Ibuku memiliki dua kompor gas, satu di antaranya bisa dipakai)
    • Neither of those books have good stories. (Tak satupun di antara buku-buku itu yang memiliki kisah bagus.)
  5. Each.
    Penggunaan each (setiap, tiap-tiap, masing-masing), yaitu berfungsi untuk menggantikan orang atau benda yang tunggal.
    Contoh kalimat:

    • I saw ballet performance last night. Each ballerina wore beautiful tutu. (Aku melihat pertunjukan balet semalam. Masing-masing balerina mengenakan tutu yang indah.)
  6. Another, others, the other dan the others.
    Fungsi Kata another (lainnya) digunakan untuk menggantikan kata benda tunggal tak tentu.

    Kata others (yang lain) digunakan untuk menggantikan kata benda jamak tak tentu.

    Kata the other (yang lain) digunakan untuk menggantikan kata benda tunggal tertentu, sedangkan kata the others (yang lain) digunakan untuk menggantikan kata benda jamak tertentu.
    Contoh kalimat:

    • Mary doesn`t like this necklace, but she likes another. (Mary tidak menyukai kalung ini, tetapi dia suka yang lain.)
    • These are my sandals, but the others are my cousins. Ini adalah sandal-sandalku, tapi yang lainnya adalah milik sepupuku.)
  7. Some dan any.
    Apabila kata some (beberapa/sedikit) dan any (beberapa/sedikit) diikuti oleh countable noun (kata benda yang dapat dihitung) memiliki arti beberapa.

    Sedangkan jika diikuti oleh uncountable noun (kata benda yang tak dapat dihitung) akan memiliki arti sedikit.

    Kata some biasanya digunakan dalam bentuk kalimat positif, sedangkan kata any biasanya digunakan dalam bentuk kalimat negatif atau pertanyaan.

    Contoh kalimat:

    • Some people think that dragon fruit is a delicious fruit. (Beberapa orang berpendapat bahwa buah naga adalah buah yang lezat.)
    • That giri doesns have any friends at school. (Gadis itu tak memiliki teman di sekolah.)
  8. Both (keduanya) dan few (sedikit), yaitu digunakan dalam bentuk jamak.
    Fungsi both (keduanya) dan few (sedikit) yaitu digunakan dalam bentuk jamak.
    Contoh kalimat:

    • Kevin and Dissa are absent. Both are ill. (Kevin dan Dissa tidak hadir. Keduanya sakit.)
    • Only few people like Mrs Thompson. (Hanya sedikit orang yang menyukai Nyonya Thompson.)
  9. Less dan least.
    Kata less (lebih sedikit) digunakan dalam bentuk uncountable noun (kata benda yang tak dapat dihitung) sedangkan kata least (paling sedikit) digunakan dalam bentuk superlative.
    Contoh kalimat:

    • I have less problem than him. (Aku memiliki lebih sedikit permasalahan darinya (lk).)
    • Nindya has the least book than us. (Nindya memiliki paling sedikit buku dari kita semua.)
  10. Many dan several.
    Many (banyak) dan several (beberapa), yaitu digunakan dalam bentuk jamak.
    Contoh kalimat:

    • How many do you want? (Berapa banyak yang kamu inginkan?)
    • You will make severalfriends here. (Kamu akan menemukan beberapa teman di sini.)
  11. Plenty (of) dan much.
    Fungsi plenty (of) (banyak) dan much (banyak) yaitu digunakan dalam bentuk uncountable noun (kata benda yang tak dapat dihitung).
    Contoh kalimat:

    • There are plenty of things to do today. (Ada begitu banyak hal yang bisa dilakukan hari ini.)
    • She never carries much money in her wallet. (Dia (pr) tidak pernah membawa banyak uang di dompetnya.)
  12. More.
    Fungsi more (lebih banyak) yaitu digunakan dalam bentuk uncountable noun (kata benda yang tak dapat dihitung).
    Contoh kalimat:

    • What more can I say? (Apa yang bisa kusampaikan lebih banyak lagi?)
    • I seem to be getting more homework lately. (Sepertinya aku mendapat semakin banyak PR.)
  13. A lot (of) dan lots (of).
    A lot (of) (banyak) dan lots (of) (banyak) yaitu digunakan dalam bentuk uncountable noun (kata benda yang tak dapat dihitung) atau countable noun (kata benda yang dapat dihitung).
    Contoh kalimat:

    • How many pencil do you want ? A lot/lots. (Berapa banyak pensil yang kamu butuhkan? Banyak.)
    • There are still lots of sausages left, can I have some more? (Masih ada begitu banyak sosis yang tersisa, bolehkah aku minta lagi?)

Kata-kata yang termasuk ke dalam indifinite quantity (Jumlah tak Tentu) di atas berfungsi sebagai kata sifat (adjective) kecuali kata none.

Para ahli tata bahasa juga memasukkan the numerals (bilangan), seperti: one, first, dan lain sebagainya ke dalam bagian indifinite pronouns (kata ganti tak tentu), meskipun kata bilangan termasuk ke dalam bagian difinite quantities (jumlah yang tentu). Hal ini dikarenakan memiliki kesamaan di antara keduanya dalam kalimat.

8Reciprocal Pronouns

Reciprocal pronouns (kata ganti saling berhubungan) adalah kata ganti yang menyatakan hubungan timbal balik (saling berhubungan) antara individu-individu baik dua atau lebih dari dua.

Yang termasuk kata ganti ini adalah sebagai berikut:

  1. Each other dan one another.
    Penggunaan each other (saling/satu sama lain) dan one another (saling/satu sama lain) yaitu berfungsi untuk menyatakan dua orang atau lebih yang saling berbuat sesuatu terhadap yang lainnya.

    Untuk each other pada umumnya digunakan untuk dua orang, sedangkan another digunakan lebih dari dua orang.
    Contoh kalimat:

    • David and Rosa love each other. (David dan Rosa mencintai satu sama lain.)
    • Those teenage girls are talking ahout one another. (Gadis-gadis remaja itu membicarakan satu sama lain.)

Rangkuman

Dalam bahasa inggris kata ganti disebut pronouns, pronouns dapat dibagi kepada delapan jenis. Adapun kedelapan macam pronouns adalah :

  1. Personal pronouns.
  2. Possessive pronouns.
  3. Reflexive pronouns.
  4. Demonstrative pronouns.
  5. Relative/conjunctive pronouns.
  6. Interrogative pronouns.
  7. Indefinite pronouns.
  8. Reciprocal pronouns.

Tentu saja masing-masing jenis pronoun mempunyai fungsi dan penggunaan yang berbeda-beda. Untuk memudahkan anda memahaminya saya telah memnjelaskan lengkap dengan contoh kalimat dan artinya.

Referensi :

  • Azar, B. S and Hagen, S. A. (2017). Fundamentals of English Grammar (4th ed.). White Plains, NY: Pearson Longman.
  • Deterding, David. H. and Gloria R. Poedjosoedarmo. (2001). A Practical English Grammar fourth Edition. Pearson Education Asia Pte Ltd: Singapore.
  • Nordquist, Richard. “How to Use the Different Forms of Pronouns.” ThoughtCo, Mar. 31, 2017, thoughtco.com/use-the-different-forms-of-pronouns-1690361.
  • Thomson, A. J and A. V. Martinet. (1996). A Practical English Grammar fourth Edition. Oxford University Press: New York.
  • Wishon, George E and Julia M. Burks. (1980). Let’s Write English Revised Edition. Litton Educational Publishing, Inc: New York.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × 4 =