Simple Present Tense

Fungsi Simple Present Tense umumnya digunakan untuk tindakan yang faktual, normal atau biasa terjadi. Kebiasaan adalah tindakan yang terjadi di masa kini tetapi tidak selalu terjadi sekarang.

Pengertian Simple Present Tense

Simple Present Tense adalah bentuk kalimat yang menjelaskan peristiwa, kejadian atau tindakan yang terjadi di waktu sekarang dalam bentuk sederhana, atau suatu pekerjaan atau perbuatan yang dilakukan berulang-ulang, atau kebiasaan sehari-hari, atau peristiwa yang tidak ada kaitannya dengan waktu.

Dalam bentuk waktu Simple Present Tense ini, kalimat dapat berupa kalimat verbal atau kalimat non-verbal dengan rumus kalimat yang berbeda.

Rumus Simple Present Tense

Mempelajari rumus simple present tense sangatlah penting, cara terbaik mengingatnya yaitu dengan menghafal bentuk rumus dalam tabel dibawah ini:

Jenis Kalimat Bentuk Rumus Present Tense Contoh
Positif Verbal S + Verb-1 + (s/es) He writes a letter
Nominal S + is/am/are + nominal She is a clever student
Negatif Verbal S + do/does + not + Infinitive He don`t write a letter
Nominal S + is/am/are + not + nominal She is not a clever student
Interogatif Verbal Do/does + S + Infintive Does he writes a letter ?
Nominal Is/am/are + S + nominal Is he a clever student ?

Penggunaan Simple Present Tense

Penggunaan Simple Present Tense dalam sebuah kalimat dapat digunakan untuk, antara lain:

  1. Menyatakan suatu peristiwa, perbuatan atau kejadian yang biasa dilakukan dan telah menjadi kenyataan, atau perbuatan yang telah menjadi kebiasaan.
    Contoh Kalimat:

    • I go to work everyday. (Aku pergi bekerja setiap hari.)
  2. Menyatakan suatu peristiwa atau kejadian yang sudah umum terjadi dan tidak dapat dibantah, atau menyatakan kebenaran umum (general truth).
    Contoh kalimat:

    • The grass is green. (Rumput itu hijau warnanya.)
    • The sun rises from the east. (Matahari terbit dari sebelah timur.)
  3. Menyatakan suatu permintaan atau perintah kepada orang kedua atau lawan bicara.
    Contoh kalimat:

    • Please stand up, Peter!. (Silahkan berdiri Peter!).
    • He wants me to teach him cook. (Dia (lk) menginginkanku mengajarinya memasak).
  4. Menyatakan suatu peristiwa atau kejadian yang sudah pasti terjadi (sudah dijadwalkan) dan akan terjadi maupun dilaksanakan pada waktu yang akan datang.
    Contoh kalimat :

    • The Manchester United team plays soccer in the London stadion. (Tim Manchester United bermain sepak bola di stadion London)
    • The mayor of this town goes to Jakarta every weekend. (Walikota kota ini pergi ke Jakarta setiap akhir pekan).
  5. Menunjukkan kecakapan, kemampuan, watak ataupun sifat-sifat yang dimiliki seseorang.
    Contoh kalimat:

    • My sister and I speak English fluently. (Saudara perempuanku dan aku berbicara bahasa Inggris dengan fasih).
  6. Mengutip suatu berita, pengumuman, surat kabar, berita, buku ataupun website.
    Dalam hal ini sering dipakai kata kerja, seperti: say (mengatakan/bilang), advice (menasihatkan), warn (memperingatkan).
    Contoh kalimat:

    • In her e-mail she says. “My mother goes shopping everyday”. (Dalam e-mailnya dia bilang, “Ibuku pergi berbelanja setiap hari”).
    • That notice warns us not to go near the gate. (Pengumuman itu mengingatkan kita untuk tidak mendekati gerbang).
  7. Headline (judul berita utama) dalam surat-surat kabar ataupun majalah.
    Contoh kalimat:

    • The number one convict escapes from prison. (Narapidana nomor satu melarikan diri dari penjara)
    • America attacks Afghanistan. (Amerika menyerang Afghanistan).
  8. Dalam narasi drama untuk menggambarkan jalannya urutan cerita dan juga digunakan oleh komentator radio atau televisi dalam acara atau peristiwa olah raga.
    Contoh kalimat:

    • Kurniawan takes the ball from Wijayanto. He brings the ball to the middle and then gives it to Ronaldo who is standing free not far from the penalty area. (Kurniawan mengambil bola dari Wijayanto. Dia membawa bola itu ke tengah dan kemudian memberikannya pada Ronaldo yang berdiri bebas tidak jauh dari daerah penalti).

Ciri-ciri Khusus Simple Present Tense

Simple Present Tense memiliki ciri-ciri khusus, yaitu :

  1. Predikat kalimat dalam bentuk tense ini selalu berupa Bare Infinitive.
    Khusus untuk subjek terdiri dari orang ketiga tunggal misalnya: Jeremy, cat, he, she, it, kata kerjanya selalu mendapat akhiran huruf -s/es/ies.
    Contoh kalimat:

    • Tony often plays the piano. (Tony sering bermain piano).
    • Uncle John always plays badminton every Saturday. (Paman John selalu bermain badminton setiap hari Sabtu).
  2. Kalimat tanya dibentuk dengan menambahkan kata do/does untuk kalimat verbal dan to be (am, is, are) untuk kalimat non-verbal di depan subjek.
  3. Sedangkan negatifnya dengan menambahkan kata do not (don`t) atau does not (doesn`t) untuk kalimat verbal dan to be (am, is, are) untuk kalimat non-verbal di belakang subjek.
  4. Apabila kalimat verbal telah menggunakan kata does/does not, maka akhiran huruf -s/es/ies di hilangkan dari kata kerjanya. Bandingkan antara pemakaian kata do dan does!.

Tanda waktu (time signal) Simple Present Tense

Tanda waktu (time signal) yang sering dipergunakan dalam bentuk simple present tense ini adalah: Adverb of time (keterangan waktu) dan Adverb of frequency (keterangan perulangan), berikut kedua penjelasan kedua adverb tersebut:

  1. Adverb of time (keterangan waktu)
  2. Adverb of time (keterangan waktu) Arti
    every day setiap hari
    every week setiap minggu
    every month setiap bulan
    every year setiap tahun
    every/each setiap
    in the morning di pagi hari
    at seven jam tujuh
    once/twice a day sekali/dua kali sehari
    here/there disini/disana

    Catatan :
    Adverb of time ini banyak diletakkan atau digunakan di awal atau di akhir kalimat.

  3. Adverb of frequency (keterangan perulangan)
  4. Adverb of frequency (keterangan perulangan) Arti
    always selalu
    as a rule lazimnya
    ever pernah
    seldom sering
    often setiap
    nowadays pada waktu sekarang
    once in a while kadang-kadang
    sometimes kadang-kadang
    frequently disini/disana
    generally sering kali
    commonly biasanya
    normally umumnya

    Catatan :
    Adverb of frequency ini sering diletakkan sebelum kata kerja atau setelah to be.

Referensi :

  • Azar, Betty Schrampfer, and Stacy A. Hagen. 2009. Understanding and using English grammar. White Plains, NY: Pearson Longman.
  • Simple Tense. http://www.whatisgrammar.com/tenses/present-tense/. Accessed on July 16, 2018
  • The Present Simple Tense. http://esl.fis.edu/grammar/rules/pressimp.htm. Accessed on July 18, 2018

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

nine − one =